Tercengangdotnet : Peristiwa tragis menimpa seorang koki sebuag
restoran di kota Fosha, Guadong, Cina. Koki yang bernama Peng Fan tewas
mengenaskan setelah digigit ular yang kepalanya telah terpotong 20 menit
sebelumnya.
Persitiwa tragis itu bermula saat Peng Fan sedang memasak sup spesial
yang berisi daging ular kobra. Peng Fan mengolah masakan spesialnya itu
dengan memenggal kepala ular kobra tersebut.
Bagian tubuh dan kepala dari ular kobra yang dimasak Peng Fan telah dipisahkan, namun pada saat Peng Fan akan membuang potongan Kepala ular tersebut, tiba-tiba dia digigit.
Seperti dilansir dari New York Dailynews, Nyawanya Pengfan dapat diselamatka karena bisa ular kobra dengan cepat menyebar didalam tubuhnya. Ahli ular kobra Yang Hong-Cahng memberikan penjelasan mengapa ular yang sudah terpenggal itu masih bisa menggigit Peng Fan. Menurutnya semua jenis reptil masih bisa hidup selama satu jam meskipun sebagian atau seluruh tubuhnya dipotong.
![]() |
| foto : miror.co.uk |
Bagian tubuh dan kepala dari ular kobra yang dimasak Peng Fan telah dipisahkan, namun pada saat Peng Fan akan membuang potongan Kepala ular tersebut, tiba-tiba dia digigit.
Seperti dilansir dari New York Dailynews, Nyawanya Pengfan dapat diselamatka karena bisa ular kobra dengan cepat menyebar didalam tubuhnya. Ahli ular kobra Yang Hong-Cahng memberikan penjelasan mengapa ular yang sudah terpenggal itu masih bisa menggigit Peng Fan. Menurutnya semua jenis reptil masih bisa hidup selama satu jam meskipun sebagian atau seluruh tubuhnya dipotong.
TEMPODOTCO, Jakarta
- Peristiwa aneh terjadi saat Nelci Nubatonis, seorang perempuan yang
tengah hamil tua di Kampung Oemolo, Desa Oenuntono, Kecamatan Oemofa,
Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, melahirkan anak tokek pada Jumat,
30 Mei 2014.
"Tidak tahu juga. Tiba-tiba keluar lendir
darah bersamaan dengan tokek itu," kata Helen Wadu, bidan Puskesmas
Oenuntono yang membantu persalinan perempuan tersebut saat dihubungi
Tempo.Kelahiran anak tokek tersebut, menurut dia, terjadi di rumah Nelci sekitar pukul 05.30 Wita. Nelci tidak sempat dibawa ke Puskesmas Oenuntono karena jaraknya cukup jauh, yakni sekitar empat jam perjalanan. "Kelahiran dilakukan di rumah," katanya.
Untuk menyelamatkan tokek dan ibu tersebut, Helen akhirnya memutuskan membawa keduanya ke Puskesmas Oenuntono untuk diberi perawatan intensif. "Sekarang sedang dalam perawatan di Puskesmas Oenuntono," katanya.
Dia mengaku tidak mengetahui jenis kelamin anak tokek tersebut. Menurut pengakuan Nelci, kata Helen, keluarga mereka tidak punya riwayat melahirkan seperti ini. "Tidak tahu juga kenapa bisa melahirkan anak tokek," katanya.
Saat dihubungi Tempo, Helen mengatakan dia sedang mengambil video anak tokek yang aneh itu. "Saya sedang merekam anak tokek yang dilahirkan bersama ibunya," katanya.
https://id.berita.yahoo.com/hamil-tua-perempuan-di-kupang-lahirkan-anak-tokek-090349464.html
VIVAnews
- Marketplace terbesar di Indonesia, Tokobagus.com memutuskan untuk
mengubah nama menjadi OLX.co.id. Perubahan nama ini dilakukan mulai hari
ini dan hanya mencakup nama dan url serta logo.
Manajemen memastikan tidak akan ada lagi yang berubah selain ketiga hal tersebut sejak tanggal 20 Mei 2014 ini.
"Perubahan ini hanya nama, logo dan url. Sedangkan semua spek lainnya, yang sudah dirasakan manfaatnya oleh jutaan masyarakat di Indonesia akan tetap sama," ujar Kepala Operasional OLX.co.id, Alif Priyono, dalam keterangan resminya, Selasa 20 Mei 2014.
Menurut Alif, perubahan nama ini secara tidak langsung akan memperkuat situs klasifikasi dan jual beli online itu di Indonesia, sekaligus memantapkan posisi mereka di ranah e-commerce global.
"Hal ini akan semakin memperkuat kepemimpinan kami dalam menyediakan layanan yang cepat, mudah dan gratis bagi para pengguna, baik untuk menjual maupun mencari barang bekas yang berkualitas," papar Alif.
Menurut CrunchBase, OLX adalah perusahaan internet yang berbasis di New York, AS. OLX merupakan situs klasifikasi iklan online gratis yang telah berkembang di beberapa negara seperti Brazil, Spanyol, Portugal, sampai India. Hingga Maret 2014, OLX telah tersedia di 106 negara dengan 40 bahasa lokal.
Situs yang didirikan 2006 oleh Alec Oxenford ini mulai terkenal sejak 2007 saat mereka bekerja sama dengan situs jejaring sosial Friendster dalam meluncurkan situs iklan dan pencarian kerja. Tahun 2009, OLX juga pernah disebut-sebut sebagai kompetitor terdekat Craiglist di AS.
Belum diketahui berapa investasi yang digelontorkan OLX untuk memperkuat performa Tokobagus.com di Indonesia. Pihak Tokobagus pun belum memberikan konfirmasi lebih lanjut mengenai aksi akuisisi ini. (ren)
"Perubahan ini hanya nama, logo dan url. Sedangkan semua spek lainnya, yang sudah dirasakan manfaatnya oleh jutaan masyarakat di Indonesia akan tetap sama," ujar Kepala Operasional OLX.co.id, Alif Priyono, dalam keterangan resminya, Selasa 20 Mei 2014.
Menurut Alif, perubahan nama ini secara tidak langsung akan memperkuat situs klasifikasi dan jual beli online itu di Indonesia, sekaligus memantapkan posisi mereka di ranah e-commerce global.
"Hal ini akan semakin memperkuat kepemimpinan kami dalam menyediakan layanan yang cepat, mudah dan gratis bagi para pengguna, baik untuk menjual maupun mencari barang bekas yang berkualitas," papar Alif.
Menurut CrunchBase, OLX adalah perusahaan internet yang berbasis di New York, AS. OLX merupakan situs klasifikasi iklan online gratis yang telah berkembang di beberapa negara seperti Brazil, Spanyol, Portugal, sampai India. Hingga Maret 2014, OLX telah tersedia di 106 negara dengan 40 bahasa lokal.
Situs yang didirikan 2006 oleh Alec Oxenford ini mulai terkenal sejak 2007 saat mereka bekerja sama dengan situs jejaring sosial Friendster dalam meluncurkan situs iklan dan pencarian kerja. Tahun 2009, OLX juga pernah disebut-sebut sebagai kompetitor terdekat Craiglist di AS.
Belum diketahui berapa investasi yang digelontorkan OLX untuk memperkuat performa Tokobagus.com di Indonesia. Pihak Tokobagus pun belum memberikan konfirmasi lebih lanjut mengenai aksi akuisisi ini. (ren)
http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/505848-tokobagus-ganti-nama-jadi-olx
MERDEKADOTCOM. Buaya ganas di perairan Kecamatan Mentaya Hilir
Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kembali memakan
korban jiwa setelah menerkam seorang warga bernama Yassin.
"Sampai pagi ini puluhan warga bersama anggota Pol Air masih melakukan pencarian korban. Kemarin itu sempat ditembak juga tapi buayanya tidak mati dan hilang," kata Camat Mentaya Hilir Selatan, Jumberi, seperti dikutip dari Antara, Selasa (20/5).
Yassin seorang buruh pabrik yang sedang mandi dengan rekannya di Desa Jaya Karet RT 1 Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Mereka tidak menyadari ada buaya berkeliaran di sekitarnya. Bahkan korban sempat menakuti rekannya bahwa di kawasan itu sering muncul buaya.
Beberapa saat kemudian, rekan korban sempat melihat buih cukup banyak muncul di permukaan air dekat korban. Dalam hitungan detik, tubuh Yassin tenggelam buaya, sementara rekannya langsung menyelamatkan diri. Warga pun langsung heboh dengan kejadian itu.
Beberapa saat setelah kejadian, buaya tersebut kembali muncul dan diburu warga. Namun pengejaran itu tidak membuahkan hasil karena buaya tersebut menghilang setelah menyeberang ke arah Pulau Hanaut, menjauh dari lokasi kejadian.
"Sejak kejadian sampai sekarang, kami masih melakukan pencarian dengan berbagai cara. Kejadian ini membuat masyarakat waswas beraktivitas di sungai," kata Jumberi.
Menurut keterangan warga, buaya memang sering terlihat di perairan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan sekitarnya. Populasi buaya tersebut diyakini ada di Pulau Lepeh yang berada di tengah Sungai Mentaya perairan setempat.
Kejadian warga diterkam buaya bukanlah pertama di kawasan itu. Sejak 2013 hingga saat ini saja, setidaknya ada tujuh kali serangan buaya terhadap warga yang sedang beraktivitas di sungai dan sebagian besar korbannya meninggal dunia.
Pada 8 Januari 2013, Agus Riadi (12) warga Desa Jaya Karet tewas diterkam buaya dan hanya potongan tubuhnya yang ditemukan. Februari 2013, warga Desa Bagendang Permai Kecamatan Mentaya Hilir Utara bernama Galoh (40) menderita luka parah diterkam buaya.
Pada 23 Mei 2013, Atika (63) warga Jaya Karet diterkam buaya dan jenazahnya tidak ditemukan, pada 23 Januari 2014, Muhammad Rifqi Abidillah (7) warga Desa Penyaguan RT 2 RW 1 Kecamatan Pulau Hanaut juga diterkam buaya dan hingga kini juga belum ditemukan.
"Sampai pagi ini puluhan warga bersama anggota Pol Air masih melakukan pencarian korban. Kemarin itu sempat ditembak juga tapi buayanya tidak mati dan hilang," kata Camat Mentaya Hilir Selatan, Jumberi, seperti dikutip dari Antara, Selasa (20/5).
Yassin seorang buruh pabrik yang sedang mandi dengan rekannya di Desa Jaya Karet RT 1 Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Mereka tidak menyadari ada buaya berkeliaran di sekitarnya. Bahkan korban sempat menakuti rekannya bahwa di kawasan itu sering muncul buaya.
Beberapa saat kemudian, rekan korban sempat melihat buih cukup banyak muncul di permukaan air dekat korban. Dalam hitungan detik, tubuh Yassin tenggelam buaya, sementara rekannya langsung menyelamatkan diri. Warga pun langsung heboh dengan kejadian itu.
Beberapa saat setelah kejadian, buaya tersebut kembali muncul dan diburu warga. Namun pengejaran itu tidak membuahkan hasil karena buaya tersebut menghilang setelah menyeberang ke arah Pulau Hanaut, menjauh dari lokasi kejadian.
"Sejak kejadian sampai sekarang, kami masih melakukan pencarian dengan berbagai cara. Kejadian ini membuat masyarakat waswas beraktivitas di sungai," kata Jumberi.
Menurut keterangan warga, buaya memang sering terlihat di perairan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan sekitarnya. Populasi buaya tersebut diyakini ada di Pulau Lepeh yang berada di tengah Sungai Mentaya perairan setempat.
Kejadian warga diterkam buaya bukanlah pertama di kawasan itu. Sejak 2013 hingga saat ini saja, setidaknya ada tujuh kali serangan buaya terhadap warga yang sedang beraktivitas di sungai dan sebagian besar korbannya meninggal dunia.
Pada 8 Januari 2013, Agus Riadi (12) warga Desa Jaya Karet tewas diterkam buaya dan hanya potongan tubuhnya yang ditemukan. Februari 2013, warga Desa Bagendang Permai Kecamatan Mentaya Hilir Utara bernama Galoh (40) menderita luka parah diterkam buaya.
Pada 23 Mei 2013, Atika (63) warga Jaya Karet diterkam buaya dan jenazahnya tidak ditemukan, pada 23 Januari 2014, Muhammad Rifqi Abidillah (7) warga Desa Penyaguan RT 2 RW 1 Kecamatan Pulau Hanaut juga diterkam buaya dan hingga kini juga belum ditemukan.
BANDUNG - Sebanyak 14 anak sempat hilang di Jayagiri,
Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Mereka tersesat
dalam perjalanan pulang usai refreshing dan makan-makan di sekitar
Gunung Tangkubanparahu. Apa pengalaman mereka saat tersesat?
Tersesat saat perjalanan pulang, mereka selalu bersama-sama untuk mencari jalan pulang. Tapi mereka akhirnya terpisah sekira pukul 23.00 WIB karena Fikri, salah seorang anggota rombongan, jatuh pingsan.
Empat orang dari mereka kemudian menjaga Fikri di sekitar tower yang ada di tengah hutan. Sementara sembilan orang lainnya berinisiatif mencari pertolongan. Mereka kemudian berpisah.
Tapi niat baik mereka tidak berjalan baik. Sembilan anak itu kembali tersesat. Mereka tak tahu jalan kembali menuju lima temannya yang lain. Mereka pun makin linglung mencari jalan pulang.
"Kami akhirnya tidur di bawah pohon," ujar Firdaus, salah seorang anak yang ikut tersesat.
Berada di tengah hutan dan tidur seadanya, ia dan teman-temannya mengaku tidak takut apapun saat itu. "Kita enggak takut karena terus bareng-bareng," ungkapnya.
Berbeda dengan Firdaus dan kawan-kawan yang tidur di bawah pohon, anak-anak lainnya tidur bersandar pada dinding tower. "Kita bersandar ke tembok tidurnya," timpal Arif.
Saat itu, Arif dan empat temannya memang sedang menunggu pertolongan untuk Fikri yang pingsan. Arif dan rekan-rekannya ogah meninggakan Fikri sendirian di tengah hutan.
Bagi Arif, Firdaus, dan teman-temannya, itulah arti persahabatan. Di mana mereka harus bersama dalam suka dan duka. Apalagi, mereka berada di tengah hutan dan sama-sama tersesat.
Fikri sendiri mengaku tiba-tiba pusing saat bersama rekan-rekannya mencari jalan pulang. "Tiba-tiba kepala saya pusing, terus enggak ingat apa-apa lagi," cetusnya.
Meski sempat tersesat dan pingsan, Fikri senang karena teman-temannya menunjukkan kepedulian dan persahabatan. Ia tidak ditinggalkan di hutan. Sebaliknya, ia ditunggui dan sebagian temannya mencari pertolongan.
Kisah belasan sahabat yang tersesat itu happy ending. Mereka tak sengaja ditemukan kelompok pecinta sepeda motor offroad tadi pagi. Mereka kini sudah kembali ke rumahnya masing-masing dan siap menjaga persahabatannya. (ris)
http://bandung.okezone.com/read/2014/05/18/527/986557/kisah-persahabatan-anak-anak-yang-sempat-hilang-di-lembang
Tersesat saat perjalanan pulang, mereka selalu bersama-sama untuk mencari jalan pulang. Tapi mereka akhirnya terpisah sekira pukul 23.00 WIB karena Fikri, salah seorang anggota rombongan, jatuh pingsan.
Empat orang dari mereka kemudian menjaga Fikri di sekitar tower yang ada di tengah hutan. Sementara sembilan orang lainnya berinisiatif mencari pertolongan. Mereka kemudian berpisah.
Tapi niat baik mereka tidak berjalan baik. Sembilan anak itu kembali tersesat. Mereka tak tahu jalan kembali menuju lima temannya yang lain. Mereka pun makin linglung mencari jalan pulang.
"Kami akhirnya tidur di bawah pohon," ujar Firdaus, salah seorang anak yang ikut tersesat.
Berada di tengah hutan dan tidur seadanya, ia dan teman-temannya mengaku tidak takut apapun saat itu. "Kita enggak takut karena terus bareng-bareng," ungkapnya.
Berbeda dengan Firdaus dan kawan-kawan yang tidur di bawah pohon, anak-anak lainnya tidur bersandar pada dinding tower. "Kita bersandar ke tembok tidurnya," timpal Arif.
Saat itu, Arif dan empat temannya memang sedang menunggu pertolongan untuk Fikri yang pingsan. Arif dan rekan-rekannya ogah meninggakan Fikri sendirian di tengah hutan.
Bagi Arif, Firdaus, dan teman-temannya, itulah arti persahabatan. Di mana mereka harus bersama dalam suka dan duka. Apalagi, mereka berada di tengah hutan dan sama-sama tersesat.
Fikri sendiri mengaku tiba-tiba pusing saat bersama rekan-rekannya mencari jalan pulang. "Tiba-tiba kepala saya pusing, terus enggak ingat apa-apa lagi," cetusnya.
Meski sempat tersesat dan pingsan, Fikri senang karena teman-temannya menunjukkan kepedulian dan persahabatan. Ia tidak ditinggalkan di hutan. Sebaliknya, ia ditunggui dan sebagian temannya mencari pertolongan.
Kisah belasan sahabat yang tersesat itu happy ending. Mereka tak sengaja ditemukan kelompok pecinta sepeda motor offroad tadi pagi. Mereka kini sudah kembali ke rumahnya masing-masing dan siap menjaga persahabatannya. (ris)
http://bandung.okezone.com/read/2014/05/18/527/986557/kisah-persahabatan-anak-anak-yang-sempat-hilang-di-lembang
Oleh: dr. Cesilia Handayani
KLIKDOKTER.COM - Tidur merupakan salah satu rangsang bagi tumbuh kembang otak.
Saat tidur di produksi hormon pertumbuhan untuk memulihkan tubuh,
memperbaiki sel-sel tubuh, membangun otot dan jaringan pendukung.
Fluktuasi produksi hormon ini dipengaruhi oleh cahaya, adanya cahaya
bisa menghambat pelepasan hormon sehingga produksinya lebih banyak pada
malam hari.
Penelitian menunjukkan bahwa tidur dapat meningkatkan kewaspadaan, menurunkan stress, serta meningkatkan fungsi kognitif terutama pada anak, termasuk perhatian, memori, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan.
Seperti kita ketahui bayi dan anak-anak terbiasa tidur siang.
Pada bayi misalnya bila tidak tidur siang akan rewel dan sering
menangis. Akan tetapi tidur di malam hari jauh lebih bermanfaat dalam
meningkatkan fungsi berpikir pada anak. Anak yang bisa tidur malam lebih
lama memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik dibandingkan dengan
anak yang lebih banyak tidur siang karena anak yang lebih banyak tidur
siang akan mengurangi waktu tidurnya di malam hari. Jadi diusahakan
untuk mengurangi waktu tidur siang pada anak dan memperpanjang waktu
tidur malamnya. Berilah anak kesempatan untuk beraktivitas dan berkreasi
tidak melulu memintanya untuk tidur siang sehingga tidur malamnya bisa
lebih nyenyak dan lama. Hal ini sudah dilakukan penelitian di bagian anak Universitas Maryland di Amerika.
Jadwal waktu tidur berdasarkan usia:
- Bayi 0-2 bulan: 12-18 jam setiap hari, kurang lebih 8,5 jam tidur malam dan 7,5 jam tidur siang
- Bayi 3-11 bulan: 14-15 jam setiap hari, kurang lebih 11 jam tidur malam dan 7,5 jam tidur siang
- Balita 1-5 tahun: 12-14 jam, kurang lebih 10-11 jam tidur malam dan 2 jam tidur siang
- 10-17 tahun: 8-9 jam setiap hari
Bila jumlah waktu tidur anak tidak
mencapai jumlah diatas dapat dikatakan kualitas tidur anak menurun.
Anak-anak yang terus menerus kurang tidur sering
sulit berkonsentrasi, tidak cukup berkonsentrasi dalam memproses dan
mengingat informasi yang didapat yang berdampak pada kecerdasannya. Jadi
kita sebagai orang tua harus memahami benar bagaimana mengatur waktu
tidur pada anak sehingga bisa menjadikan generasi yang cerdas dan
berprestasi nantinya.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](CH)
sumber : http://id.she.yahoo.com/tidur-meningkatkan-kecerdasan-anak-093434905.html





