Setelah imbang 1-1 dengan Korea Selatan di pertandingan pertamanya di Grup G, Rusia kemudian kalah 0-1 di tangan Belgia. Pada game ketiganya tadi malam, pasukan "Beruang Merah" kembali bermain seri, 1-1 melawan Aljazair.
Mereka menduduki peringkat ketiga di klasemen dan masuk kotak bersama Korea. Inilah hasil Rusia di Piala Dunia pertamanya setelah absen di dua edisi sebelumnya.
"Jika ada sesuatu yang saya keluhkan di Piala Dunia, yakni kepemimpinan dari wasit. Saya selalu berusaha menutup mulut saya, (tapi) sekarang sudah berakhir," ujar Capello tentang kegagalan dirinya dan timnya, seperti dikutip Soccernet.
Kecuali soal pengadil lapangan hijau, pelatih asal Italia itu menganggap tim besutannya sudah bermain seperti yang ia harapkan.
"Kami tidak membuat kesalahan hari ini. Kami bermain dengan permainan yang sangat baik. Kami punya kesempatan mencetak gol untuk menang. Kiper mereka berhasil membuat penyelamatan gemilang. Sehingga sampai saat ini, baik, saya tidak bisa mengatakan bahwa ada kesalahan saat ini," imbuhnya.
Sejak Rusia menjadi negara sendiri --pascabubarnya Uni Soviet-- mereka tak pernah lolos ke fase knockout di Piala Dunia.
Di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Capello memimpin timnas Inggris dan kandas di babak 16 besar, usai ditekuk Jerman 1-4.
http://sport.detik.com/pialadunia2014/read/2014/06/27/112926/2621065/439/tak-lolos-ke-babak-16-besar-capello-keluhkan-wasit
Kemenangan ini sudah tidak menentukan buat Los Blancos karena mereka dipastikan gagal meraih gelar liga. Pertarungan Barcelona kontra Atletico Madrid di Camp Nou setelah laga ini menjadi penentu siapa yang akan keluar sebagai juara.
Jelang pertandingan akan dimulai, nama Cristiano Ronaldo sempat muncul di starting XI. Namun, pemain asal Portugal itu mengalami cedera ketika melakukan pemanasan. Isco, yang sebelumnya masuk skuat cadangan, akhirnya menggantikan posisi tersebut. Namanya dii skuat cadangan kemudian diisi oleh Xabi Alonso.
Babak Pertama
Ketika pertandingan memasuki menit kesembilan, Karim Benzema mengirim umpan terobosan kepada Gareth Bale di depan kotak penalti, namun karena melaju dengan deras, bola gagal dimaksimalkan sang winger.
Empat menit berselang, Real Madrid nyaris memiliki peluang sangat bagus untuk mencetak gol ketika Marcelo mengirim umpan crossing dari sisi kiri lapangan, namun Benzema gagal memaksimalkan dengan sundulan kepalanya karena menyamping tipis ke sisi gawang. Tidak lebih dari dua menit kemudian, Marcelo kembali mengancam dari situasi yang sama, namun kali ini ia langsung mengarahkan bola ke gawang dan bisa ditangkap oleh kiper Espanyol Casilla.
Pada menit ke-17, Bale melakukan peruntungan dengan melepaskan tendangan keras kaki kiri dari sisi kanan lapangan, namun masih melambung di atas mistar gawang.
Tiga menit berselang, tuan rumah kembali mengancam. Angel Di Maria mengirim umpan crossing dari sisi kanan, namun bisa dihalau pemain lawan, dan bola berada dalam penguasaan Bale di sisi kiri. Pemain asal Wales itu kemudian memberi bola kepada Marcelo yang berusaha masuk ke dalam kotak penalti Espanyol. Ia melakukan crossing, namun bisa diblok Casilla.
Semenit kemudian, dalam sebuah situasi kemelut, Sergio Ramos memiliki peluang dari situasi jarak dekat, namun dalam posisi yang cukup sulit. Tendangan kerasnya masih bisa diblok dengan tangan Casilla.
Pada menit ke-27, Ramos memiliki peluang cukup bagus. Mendapat bola di depan kotak penalti, dengan sekali melakukan gerakan membalikkan badan, sang bek melepaskan tendangan keras, namun sangat tipis di sisi kiri gawang Casilla.
Dua menit berselang, Benzema mengancam pertahanan tim tamu. Bergerak di sisi kanan kotak penalti lawan, meski di kawal tiga pemain, pemain asal Prancis itu kemudian melepaskan sepakan di tengah, namun bola masih mengenai Casilla dan keluar lapangan.
Serangan El Real masih belum berhenti. Pada menit ke-32, Marcelo mengirim crossing dari sisi kiri, namun bola bisa disundul Fuente dan keluar lapangan. Satu menit kemudian, Di Maria mengirim crossing ke arah gawang, namun bisa dihalau Casilla.
Enam menit jelang pertandingan babak pertama akan berakhir, Simao Sabrosa memiliki peluang bagus untuk Espanyol. Menerima umpan dari rekannya di sisi kanan, ia kemudian melakukan sepakan, namun hanya menyamping ke sisi kiri gawang Iker Casillas.
Sesaat jelang pertandingan akan memasuki masa jeda, Bale memiliki peluang lewat tendangan bebas, namun bola hanya mengarah ke sisi kanan gawang Casilla. Pertandingan babak pertama dalam kedudukan sama imbang tanpa gol.
Babak Kedua
Ketika pertandingan babak kedua baru berlangsung lima menit, pertahanan Real Madrid mendapat kejutan. Sebuah umpan tusukan ke arah kotak penalti, mampu dihalau Casillas, yang keluar dari sarangnya dan tanpa melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan.
Pada menit ke-53, Real Madrid melakukan serangan bertubi-tubi. Diawali dengan crossing Marcelo yang diblok, bola kembali dalam penguasaan pemain asal Brasil ini dan ia memberi umpan kepada Isco. Sepakan keras Isco mampu diblok salah seorang pemain lawan dan bola mengarah kepada Di Maria, namun tendangannya masih menyamping ke sisi kiri gawang Casilla.
Empat menit kemudian, Espanyol memiliki peluang lewat tendangan bebas. Umpan tendangan bebas Simao mampu dihalau dengan sundulan kepala Ramos.
Pada menit ke-62, Ramos sempat membikin suasana stadion bergemuruh ketika ia mencoba melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih melambung. Sesaat kemudian, Sami Khedira tampak mengalami cedera sehingga ia ditarik keluar dan digatikan oleh Luka Modric.
Setelah itu, tepatnya pada menit e-64, Real Madrid akhirnya bisa memecah kebuntuan lewat aksi Bale yang menerima umpan menyilang dari Benzema di depan kotak penalti. Mantan pemain Tottenham Hotspur ini melepaskan tendangan dari sisi kiri kotak penalti dan bola tak kuasa dijangkau Casillas, meski sempat menerpa sisi kiri mistar gawang, dan masuk.
Sesaat kemudian, Simao nyaris menyamakan kedudukan ketika ia tinggal berhadap-hadapan dengan Casillas usai menerima umpan tusukan dari rekannya. Sayang, bola sontekannya justru menyamping ke sisi gawang.
Pada menit ke-72, yakni tiga menit setelah masuk menggantikan Simao, Pizzi memiliki sebuah peluang emas ketika menerima umpan dari rekannya. Sayang, tendangan keras kaki kirinya dari jarak cukup dekat masih melambung di atas mistar gawang Casillas.
Tujuh menit berselang, Di Maria membuat fans tuan rumah tercengang ketika pemain asal Argentina itu meliuk-liuk di sisi kiri kotak penalti lawan dan berujung dengan umpan tarik ke tengah, namun bisa dihalau pertahanan Espanyol.
Real Madrid akhirnya kembali memimpin pada menit ke-85. Fast-break mereka memakan korban. Diawali dengan pergerakan Ramos di tengah lapangan dan kemudian mengirim bola kepada Di Maria di sisi kanan, sang winger melanjutkan dengan umpan crossing, yang tinggal diceploskan oleh Alvaro Morata.
Satu menit jelang pertandingan akan berakhir, Casillas akhirnya bisa ditaklukkan. Pizzi memperkecil kedudukan setelah ia menerima umpan crossing Sergio garcia yang bergerak dari depan kotak penalti kemudian ke sisi kiri gawang Real Madrid.
Di masa injury time, Morata mencetak gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan Real Madrid setelah menerima umpan Di Maria yang melakukan pergerakan cepat dari tengah lapangan. Striker muda itu tinggal menceploskan bola dari jarak dekat. El Real akhirnya menutup La Liga musim ini dengan kemenangan 3-1.
Susunan Pemain:
Real Madrid Starting XI: Casillas; Carvajal, Varane, Ramos, Marcelo; Khedira, Illarra, Isco, Bale, Di María; Benzema.
Real Madrid subs: Jesús, Casemiro, Nacho, Arbeloa, Modric, Morata, Alonso.
Espanyol Starting XI: Casilla, Víctor S, Stuani, Sergio G., David López, H. Moreno, Javi López, Fuentes, Colotto, Simao, Abraham.
Espanyol subs: Germán, Raúl, Sidnei, Pizzi, Álex, Córdoba, Torje.
http://www.goal.com/id-ID/match/116324/real-madrid-vs-rcd-espanyol/report?ICID=HP_HN_2
Oleh karena itu, merasa bertanggung jawab atas kegagalan timnya, pelatih Gerardo Martino resmi mengundurkan diri dari kursi pelatih Barca.
"Tata Martino mengumumkan dia akan meninggalkan Barcelona. Kesepakatan antara pelatih dan klub adalah kesepakatan bersama," tulis pernyataan di akun Twitter klub.
Dengan perginya Martino semakin menguatkan mantan pemain Barcelona, Luis Enrique menuju kursi pelatih El Barca musim depan.
http://www.bolanews.com/read/sepakbola/spanyol/74605-barcelona.tanpa.gelar.martino.mengundurkan.diri
LONDON, KOMPAS.com — Didier Drogba tampil gemilang. Dia mencetak gol yang membuat Chelsea menaklukkan keperkasaan Barcelona 1-0 pada leg pertama semifinal Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu atau Kamis (19/4/2012) dini hari WIB.
Kedua tim bermain ngotot pada menit-menit awal. Meski bermain sebagai tim tamu, Barcelona mengambil inisiatif untuk mengendalikan permainan. Sementara Chelsea mengandalkan serangan balik yang cepat untuk menggempur pertahanan Barcelona.
Pada menit ke-10, Alexis Sanchez hampir membuat pendukung tuan rumah terdiam. Mendapat umpan terobosan dari Andres Iniesta, Sanchez yang lolos dari jebakan offside langsung menyambar bola umpan tersebut dengan sepakannya ke arah gawang Chelsea yang dikawal Peter Cech. Sayang, bola tendangannya itu masih mengenai mistar gawang.
Dua menit berselang, giliran Chelsea yang mengancam. Lemparan bebas Ivanovic ke tengah kotak penalti Barcelona menghasilkan kemelut. Bola pun sempat mengarah ke bek John Terry. Namun, ia gagal memanfaatkan kesempatan itu karena mampu diantisipasi oleh barisan belakang Barcelona.
Memasuki pertengahan babak pertama, Barcelona kembali mendapat peluang emas. Berawal dari aksi Iniesta di sisi kiri, ia kemudian melepaskan tendangan ke arah gawang yang bolanya mampu ditepis Cech. Bola muntah dan mengarah ke Cesc Fabregas, tetapi ia gagal memanfaatkannya. Bola sepakan Fabregas masih meleset, meski berada di depan gawang.
Barcelona terus menekan. Sementara Chelsea lebih banyak bertahan dengan enam sampai tujuh pemainnya berada di barisan bertahan jika tim asuhan Pep Guardiola tersebut membangun serangan. Pada menit ke-28, giliran Lionel Messi mendapat peluang. Namun, bola sundulannya setelah menerima umpan Fabregas masih dapat diantisipasi dengan baik oleh Cech.
Lima menit menjelang akhir babak pertama, Chelsea berusaha keluar dari tekanan dan membangun serangan. Pada menit ke-47, Drogba akhirnya membuat tuan rumah bersorak karena berhasil menyarangkan bola melalui serangan balik yang cepat untuk membuat Chelsea unggul 1-0.
Gol ini tak lepas dari kejelian Frank Lampard melihat gerakan Ramires. Dari tengah lapangan, ia mengirim bola panjang kepada Ramires. Dengan cepat pula Ramires membawa bola ke kotak penalti. Melihat posisi Drogba yang maju, dia langsung memberikan umpan silang kepada Drogba. Striker asal Pantai Gading ini pun tak menyia-nyiakan kesempatan dan segera memotong bola ke gawang Barcelona, tetapi gagal dihalau oleh kiper Victor Valdes.
Selepas turun minum, Barcelona langsung tampil menekan untuk memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-51, Barcelona kembali mendapat peluang melalui aksi Adriano. Setelah berhasil melewati dua pemain Chelsea, ia kemudian melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, lagi-lagi kiper Cech tampil gemilang karena mampu menepis bola tendangan Adriano.
Chelsea terus mendapat serangan bertubi-tubi dari Barcelona. Alexis Sanchez sempat mendapatkan peluang emas, setelah dikirimi umpan terobosan lambung oleh Fabregas pada menit ke-57. Namun, meski sudah tinggal berhadapan dengan Cech, ia gagal mencetak gol. Sebab, bola tendangannya masih menyamping tipis ke sisi kiri gawang Chelsea.
Memasuki pertengahan babak kedua, kondisi permainan kedua tim tidak berubah. Barcelona tetap menguasai jalannya pertandingan. Akan tetapi, rapatnya lini belakang Chelsea membuat Barcelona sedikit kesulitan menembus pertahanan John Terry dan kawan-kawan.
Empat menit menjelang akhir babak kedua, Barcelona mendapat kesempatan emas melalui Puyol. Tetapi, lagi-lagi Cech tampil gemilang dalam pertandingan kali ini karena mampu menepis bola sundulan Puyol tersebut.
Sejumlah peluang didapat Barcelona hingga injury time, tetapi tak ada satu pun yang mampu dikonversikan menjadi gol. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 untuk kemenangan Chelsea pun tidak berubah.
Menurut catatan UEFA, sepanjang babak pertama, Barcelona menguasai bola sebanyak 72 persen dan menciptakan enam peluang emas dari 23 usaha. Adapun Chelsea melepaskan lima tembakan dan satu tepat mengarah ke gawang.
Susunan Pemain:
Chelsea: 1-Peter Cech, 2-Branislav Ivanovic, 3-Ashley Cole, 24-Gary Cahill, 26-John Terry, 7-Ramires, 8-Frank Lampard, 12-John Mikel Obi, 16-Raul Meireles, 10-Juan Mata (21-Salomon Kalou 74), 10-Didier Drogba
Barcelona: 1-Victor Valdes, 2-Daniel Alves, 5-Chris Puyol, 4-Cesc Fabregas, 6-Xavi, 8-Andres Iniesta, 14-Javier Mascherano, 16-Sergio Busquets, 21-Adriano, 9-Alexis Sanchez (17-Pedro 66), 10-Lionel Messi
Wasit: Dr Felix Brych
TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) merekrut 29 pemain Liga Super Indonesia untuk memperkuat tim nasional, meski proses rekonsiliasi hingga detik ini belum mencapai titik temu. Kombinasi antara pemain Liga Super dan pemain Liga Prima dinilai bisa mendongkrak performa tim nasional.
"Nama-nama pemain ini dari pelatih. Hari ini juga kami akan kirimkan daftar nama-nama ini ke klub masing-masing untuk meminta izin dari klubnya," kata Koordinator Tim Nasional Bob Hippy dalam jumpa pers di kantor PSSI, kawasan Gelora Bung Karno, Jumat, 13 April 2012.
Ke-29 pemain Liga Super ini terbagi dalam dua tim, yakni 17 pemain untuk tim nasional usia di bawah 23 tahun yang diproyeksikan untuk SEA Games 2013 mendatang di Myanmar dan 12 pemain untuk memperkuat tim nasional senior. "Timnas U-23 ini juga yang akan melawan Inter Milan Mei nanti," kata Bob.
Selain 29 nama pemain Liga Super, PSSI juga memasukkan 17 nama pemain Liga Prima untuk tim nasional usia di bawah 23 dan 24 pemain untuk memperkuat tim nasional senior. Selain itu, PSSI juga merekrut sembilan pemain yang saat ini bermain di luar negeri.
Bob mengatakan nama-nama pemain, baik dari Liga Super, Liga Prima, dan pemain yang bermain di luar negeri yang masuk dalam daftar tim nasional, masih akan diseleksi lagi. "Jadi masih ada saringannya lagi," katanya. Ia mengaku belum mengontak para pemain yang bersangkutan.
Penanggung jawab tim nasional, Bernhard Limbong, berharap klub-klub Liga Super mengizinkan pemain mereka memperkuat tim nasional. Jika klub-klub itu menolak, kata Limbong, harus disertai alasan yang jelas. "Kalau tidak mau, ya harus ada alasannya. Bagi kami, apa pun reaksi mereka, harus diterima," katanya.
DWI RIYANTO AGUSTIAR
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Tawuran antar suporter di Kulonrpgo, DIY, diduga karena ketidakpuasan terhadap hasil pertandingan. Rabu (11/4/2012) sore di lapangan Alun-alun Kota Wates digelar semifinal sepakbola Liga Pelajar Kulonprogo antara SMK 2 Pengasih melawan SMK Ma”arif I Wates.
Pertandingan tersebut sempat dihentikan oleh wasit pada menit ke 27 babak kedua dengan kedudukan 2-1 untuk kemenangan SKM 2 Pengasih. Tiba-tiba pendukung kesebelasan SMK Ma'arif yang jumlahnya lebih banyak langsung melempari batu ke arah pendukung dari kesebelasan SMK 2 Pengasih. Aksi tawur ini terjadi di tepi lapangan. Lempar batu ini sempat sulit dikendalikan oleh aparat keamanan karena jumlahnya tidak sebanding dengan pelaku tawur.
Setelah beberapa saat, aksi lempar batu dari kedua belak pihak akhirnya berhasil diredam oleh aparat keamanan. Pihak panitia akhirnya melanjutkan sisa waktu pertandingan. Setelah wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, kedua supporter kembali terlibat bentrok.
Supporter kesebelasan SMK Ma’arif yang tidak terima dengan kekalahan yang diderita oleh sekolahnya mengejar supporter dari tim SMK 2 Pengasih. Pihak kepolisian yang jumlahnya tidak sebanding dengan pelaku tawuran sempat kewalahan memisahkan kedua belah pihak. Aksi berhasil dilerai setelah polisi Pengendali Massa dengan pentungan dan rompi tebal diterjunkan ke lokasi.
REPUBLIKA.CO.ID, FIFA tampaknya benar-benar serius dalam menangani konflik di tubuh PSSI. Setelah memperpanjang deadline untuk menyelesaikan kisruh, FIFA juga menugaskan Asian Footbal Confederation (AFC) untuk membentuk tim Task Force guna menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi di sepakbola Indonesia.
Seperti yang dilansir dari Goal.com, kabar tersebut tertera dalam surat dari AFC yang ditujukan ke Sekjen PSSI Tri Goestoro pada 4 April lalu. Dalam surat tersebut, tertulis jika langkah AFC membentuk tim Task Force merupakan arahan FIFA saat mengikuti rapat komite Asosiasi dan Exco FIFA pada akhir Maret lalu.
Anggota tim Task Force yang ditugaskan ke Indonesia adalah wakil presiden AFC Prince Abdullah Ibnu Sultan Ahmad Shah, Anggota Exco FIFA dan AFC Dato' Worawi Makudi, Sekjen AFC Alex Soosay, dan ketua asosiasi anggota dan hubungan internasional James Johnson.
Kabar tersebut disambut baik kedua kubu PSSI, yaitu PSSI versi Djohar Arifin Husein dan PSSI versi La Nyalla Mattalitti.
Djohar Arifin mengatakan dia merasa lega karena ada perwakilan dari FIFA yang diturunkan langsung untuk menyelesaikan konflik. "Kami senang. Bagus ada orang yang ngerti dengan masalah kami akhirnya dilibatkan. Mereka ini langsung tugas dari FIFA," ujar Djohar.
Sementara, dari kubu La Nyalla, media officer PT Liga Indonesia Azwan Karim mengaku sangat gembira dan optimistis karena saat ini pihaknya didukung lebih dari 2/3 anggota PSSI. "Tanggapan kami tentu senang ada tim ini. Kami tidak takut karena kami benar, kami memiliki 2/3 suara yang cukup legitimate," ujarnya.
|
JAKARTA (KRjogja.com) - Tim Sepak Bola Indonesia untuk ketiga kalinya menelan kekalahan dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014, tapi PSSI hingga kini masih mempercayakan Timnas kepada pelatih Wim Rijsbergen.
Sementara itu, menurut Penangggung Jawab Timnas Bernhart Limbong, hasil ini juga merupakan warning untuk Wim dalam memimpin pasukan Garuda untuk pertandingan ke depan.
"Yah, kita tidak bisa begitu saja menyalahkan pelatih atas kekalahan ketiga ini. Mari kita refleksikan hasil ini bersama," ujar Limbong kepada wartawan setelah pertandingan Indonesia lawan Qatar di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (11/10).
"Walau begitu, ini juga warning untuk Wim. Bagaimana tim ini ke depannya setelah tiga kekalahan beruntun di Kualifikasi ini," tukasnya.
Limbong juga menyatakan, kendati kalah, dalam pertandingan melawan Qatar ada peningkatan dalam segi permainan punggawa Timnas sebelumnya. "Saya kira tim mengalami peningkatan dalam segi permainan, tapi kita kurang beruntung," katanya.
"Kita mau lihat, apa-apa saja yang bisa dia (Wim) dan pemain lakukan. Jadi kita tidak bisa tiba-tiba menilai siapa yang salah dan siapa yang benar," tuntasnya.
(Okz/Yan)
Cruyff melontarkan kritik keras itu dengan berdasar pada penampilan Real Madrid saat menjamu Barcelona dalam el clasico Liga Primera Spanyol, Minggu dini hari WIB lalu (17/4), di Santiago Bernabeu. Di laga yang berakhir 1-1 tersebut, tim tamu tampil dominan, baik dalam penguasaan bola maupun passing. Total, Barca, julukan Barcelona, mencatatkan 817 passing komplet. Sedangkan Real cuma membuat 278 passing.
Karena itu, jangan lantas beranggapan bahwa Cruyff bicara kencang seperti itu karena ikatan emosinya dengan Barcelona. Sebab, kecaman yang tidak kalah keras juga datang dari kubu Real Madrid.
Legenda Real Madrid Alfredo Di Stefano menyebut permainan klub dengan kostum kebesaran putih-putih itu membosankan. ”Barcelona bermain dengan sangat brilian. Beda dengan Real Madrid, yang bermain tanpa kepribadian. Melawan Barca dengan serangan balik bukan cara yang benar buat Real,” kata Di Stefano seperti dilansir Associated Press.
Real di mata lelaki kelahiran Argentina itu hanya sibuk berlarian. ”Sangat tidak berimbang, seperti menyaksikan pertarungan singa dengan tikus. Pun, Barcelona-lah yang menjadi singanya,” ujar Di Stefano.
Karena itu, Di Stefano meminta dengan tegas Mourinho mengubah gaya permainan timnya saat kembali bertemu Barcelona di final Copa del Rey dini hari nanti WIB di Stadion Mestalla, Valencia. Real mesti memainkan sepak bola indah dan ofensif.
Permintaan serupa disampaikan oleh mantan pelatih klub juara Liga Champions sembilan kali itu, John Toshack. ”Saya tidak kaget kalau Real bermain seperti itu (bertahan, Red) di Liga Champions. Tapi, jangan di final (Copa del Rey) nanti,” kata Toshack seperti dikutip Goal.
Kalau Mourinho mau mendengar permintaan dua bekas sosok penting di Santiago Bernabeu tersebut, bisa dipastikan el clasico dini hari nanti bakal berlangsung seru. Sebab, Barca sudah pasti akan tetap tampil dengan filosofi menyerangnya. ”Kami tetap bermain dengan cara kami, dengan senjata kami,” ucap Carles Puyol, kapten Barcelona.
Dengan bermain seperti itu, Barca berharap tetap mempertahankan rekor tak terkalahkan oleh Real sejak Pep Guardiola menjadi pelatih di klub yang bermarkas di Nou Camp tersebut pada 2008. ”Kami tidak terlalu gusar dengan hasil seri (di Liga Primera) itu. Kami tetap unggul secara permainan,” kata Xavi Hernandez, gelandang Barca. (ham/jpnn)
sumber:http://www.radarjogja.co.id/berita/utama/16038-jangan-cuma-sibuk-berlari-dong-.html
|
“Akan berlaku eliminasi terhadap dua pemain dari 24 pemain yang berlatih di Palembang,” kata Widodo C Putro, asisten pelatih timnas Garuda Merah-putih, dalam konferensi pers di RJ’s Caf Hotel Aryaduta, Selasa (23/11/2010).
Di pihak seteru, timnas China Taipei tidak mengapungkan sasaran tinggi. “Kami bangga menjadi mitra berlatih tanding tim seperti Indonesia karena pasti banyak hal yang berharga yang akan kami dapatkan,” kata pelatih Lo Chih-tsung.
Kedua tim merilis dafar pemain yang akan tampil, berikut:
INDONESIA
Penjaga Gawang: Markus Haris Maulana, Ferry Rotinsulu.
Pemain Belakang: Muhammad Nasuha, Zulkifli Syukur, Hamka Hamzah, Maman Abdurrahman, Nova Ariyanto, Beny Wahyudi, Muhammad Roby, Slamet Riyadi.
Pemain Tengah: Octavianus Maniani, Firman Utina, Ahmad Bustomi, Muhammad Ridwan, Toni Sucipto, Arif Suyono.
Pemain Depan: Irfan Bachdim, Cristian Gonzales, Johan Juansyah, Dendi Santoso, Bambang Pamungkas, Yongki Ari Bowo.
CHINA TAIPEI:
Penjaga Gawang: Lu Kun Chi, Chung Kuang Tien.
Pemain Belakang: Chen Meng Hsien, Lin Cheng Yi, Tsai Hsien Tang, Chiang Ming Han, Chen Yu Lin.
Pemain Tengah: Chan Che Yuan, Lo Chih An, Chen Yi Wei, Chen Po Liang, Wu Pai Ho.
Pemain Depan: Chang Han, Lo Chih En, Chen San Fu, Wu Chun Ching, Liu Chi Chao.(Okz/Git)
Dalam pertandingan tersebut Cristiano menyumbangkan dua gol bagi kemenangan Madrid. Dua gol lainnya dipersembahkan oleh Karim Benzema dan Alvaro Arbeloa.
Menghadapi pertandingan ini pelatih Madrid Jose Mourinho tak mau terlalu mengambil risiko. Tiket ke babak 16 besar Liga Champions yang sudah dikantungi, membuat Mourinho lebih senang menyimpan Gonzalo Higuain, Sami Khedira, dan Ricardo Carvalho. Ketiganya disiapkan agar bisa tampil bugar untuk menghadapi laga El Clasico melawan Barcelona di kompetisi domestik La Liga Spanyol.
Tidak hadirnya tiga pemain inti tersebut ternyata tidak membuat penampilan los Blancos menjadi pincang. Ajax ternyata tetap mengalami kesulitan di sepanjang 90 menit. Madrid tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.
Meski menang telak, Madrid harus kehilangan dua pemain pilarnya. Ini gara-gara mereka berniat mengulur waktu, wasit kemudian mengganjar kartu kuning kedua alias kartu merah bagi Xabi Alonso di menit ke-87. Sergio Ramos, dua menit kemudian, juga menerima kartu kuning kedua, setelah mengulang aksi seperti Alonso
Sumber: goal.com
"Stadion atletik untuk pelaksanaan SEA Games XXVI tahun 2011 ini merupakan stadion khusus atletik pertama di Indonesia dan menjadi yang termegah di negara kita," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Sumsel Rizal Abdullah, di Palembang, Kamis (2/9).
Dia menerangkan, stadion termegah karena terdiri atas delapn lintasan lari sintetis dan enam lintasan khusus untuk pemanasan. "Umumnya stadion atletik tidak menyediakan stadion pemanasan, tapi di stadion yang sedang tahap pengerjaan ini akan disediakan enam lintasan pemanasan," ujar dia.
Untuk membangun venue atletik itu, kata dia, dibutuhkan dana sekitar Rp80 miliar. "Kontruksi bangunan akan menggunakan sistem `design and built`. Dimana, perencanaan dan pelaksanaan dilakukan secara Fast-Track," ucap dia.
Dia mengungkapkan, untuk lintasan sintetis menghabiskan biaya Rp30 miliar dan merupakan sumbangan dari PT Pertamina. "Kekurangan biayanya kemungkinan akan diambil dari sumbangan perusahaan migas di Sumsel," ungkap dia.
Menurut Rizal, stadion atletik Sumsel ini semakin istimewa karena dilengkapi Swiss Timing dari produk ternama Omega untuk pengukur catatan waktu pertandingan.
"Selama 25 kali pelaksanaan SEA Games belum pernah ada yang menggunakannya. Kita menjadi yang pertama, sehingga stadion ini sudah bisa dikatakan berstandar Olimpiade," kata dia.
Dia mengatakan, alat Swiss Timing ini nantinya juga dipasang di tiga venue, yakni stadion atletik, kolam renang dan lapangan tembak. "Untuk cabang lain mungkin akan kita sewa, namun untuk tiga venue itu kita pastikan akan dipasang secara permanen," ucap dia.
Stadion atletik yang pemancangan tiang pertamanya dilakukan 18 Agustus lalu, ditargetkan rampung pada Juni tahun 2011 sehingga dapat digunakan atlet Indonesia menjalani pemusatan latihan nasional jelang SEAG. (Ant/Ogi)



